Postingan

BOCOR ALUS RAMADAN (BAR) : KISAH BAJU LEBARAN

Gambar
 BOCOR ALUS RAMADAN (BAR) : KISAH BAJU LEBARAN Lebaran merupakan momentum yang sangat ditunggu-tunggu oleh kaum muslim setelah selama kurang lebih satu bulan melaksanakan puasa di bulan Ramadan. Lebaran sangat identik dengan berbagai macam simbolik, salah satunya yaitu baju baru. Akan tetapi, apakah baju baru ini menjadi suatu keharusan bagi setiap muslim untuk memilikinya? Tentu tidak. Sebab, tidak ada sebuah keharusan untuk setiap muslim memiliki baju baru saat Lebaran. Kisah baju lebaran ini juga tertuang dalam kitab Al-'Amali  karya An-Naisaburi  yang diriwayatkan oleh Ibn Syahr dari al-Ridha.  Tersebut sebuah kisah cucu Rasulullah Saw, Sayyid Hasan dan Husein, pernah tidak memiliki baju baru untuk dikenakan menyambut datangnya hari raya Idul Fitri. Mereka pun bertanya kepada sang ibunda, Sayyidah Fatimah, tentang pakaian baru yang tidak kunjung diberikan kepada mereka.  Bahwasanya, menjelang hari raya mereka bertanya kepada ibunya, “ Wahai Ibu, anak-anak ...

EDISI SEJARAH: ASAL MULA HADIRNYA RUKUN TETANGGA DAN RUKUN WARGA

Gambar
ASAL MULA HADIRNYA RUKUN TETANGGA DAN RUKUN WARGA  Tidak banyak yang mengetahui bahwa organisasi RT/RW yang kita kenal saat ini telah mengalami sejarah cukup panjang yang lebih tua dari usia negara kesatuan Republik Indonesia sekalipun. Tidak banyak pula yang menyadari bahwa RT/RW pada awalnya berasal dari organisasi yang didirikan oleh pemerintahan pendudukan Jepang yang bernama Tonarigumi (Rukun Tetangga) dan Azazyookai (Rukun Kampung), sebagai sebuah organisasi yang dimaksudkan untuk memobilisasi dana dan daya penduduk untuk kepentingan dan memenuhi kebutuhan untuk memenangkan perang asia pasifik. Tonarigumi sendiri diadopsi dari organisasi serupa di Jepang yang pada awalnya dirancang untuk kota-kota besar di negeri matahari terbit pada tahun 1938 dan dua tahun kemudian (11 September 1940) diberlakukan secara nasional sebagai neighborhood group .  Aktivitas Rukun Tetangga pada saat itu menurut Niessen didasarkan pada semangat gotong royong (solidarity) sebagai dasar...

NGOPI: SARAT AKAN MAKNA

Gambar
NGOPI : SARAT AKAN MAKNA Aktivitas yang cukup padat biasanya membuat kebanyakan orang harus menjaga stabilitas tubuh tetap terjaga. Terlebih waktu yang cukup terkuras banyak membuat organ tubuh mudah sekali cepat loyo. Sehingga banyak orang memiliki solusi untuk mengatasi hal tersebut dengan berbagai macam cara, salah satunya adalah meminum kopi. Meminum kopi ini menjadi hal yang solutif untuk mengatasi ketahanan tubuh agar tetap fit dan bugar. Meminum kopi lebih akrab disebut ngopi. Bagi orang Jawa, ngopi itu memiliki banyak sekali arti di setiap akronim instrumen nya. Maka daripada itu, mari kita coba bedah sebagaimana berikut,  1. NGOPI Menurut orang Jawa, ngopi itu akronim daripada "Ngolah Pikiran". Maknanya,  minum kopi itu adalah membangun pola pikir. Maka daripada itu rasanya adalah pahit. Tetapi, rasa pahit itu bisa berubah menjadi manis atau LEGI.  2. LEGI Legi dalam bahasa Jawa memiliki arti Legowo atau lapang dada.  Untuk membuat kopi menjadi manis caranya...

PANCASILA: STAAT FUNDAMENTAL NORM BANGSA INDONESIA

Gambar
PANCASILA: STAAT FUNDAMENTAL NORM BANGSA INDONESIA Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari beraneka ragam suku, bahasa dan aturan yang mengatur tatanan kehidupan manusia yang hidup untuk berkembang sesuai dengan cita, rasa dan karsa masing-masing. Keanekaragaman tersebut dirangkum oleh Ir. Soekarno kedalam istilah Pancasila. Gagasan Pancasila tersebut disampaikan pada Sidang Pertama Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) 1 Juni 1945. Namun, Ir. Soekarno tidak pernah menyatakan diri sebagai penemu Pancasila akan tetapi hanya sebagai penggali Pancasila. Hal tersebut menjadi wajar jika Pancasila memang dilahirkan dari nilai-nilai yang mengatur tata kehidupan masyarakat Indonesia dan Ir. Soekarno yang menjadi penggali nilai-nilai tersebut dan mengungkapkannya dengan istilah Pancasila.  Pancasila dewasa ini merupakan dasar negara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Disamping itu, pancasila juga merupakan sumber segala hukum negara. Pancasila seb...

BOCOR ALUS RAMADAN (BAR): ZAKAT FITRAH TIDAK SAH DENGAN UANG?

Gambar
  ZAKAT FITRAH: TIDAK SAH DENGAN UANG? Dalam menetapkan suatu hukum, seorang mujtahid haruslah merujuk kepada Alquran dan al-Hadits. Namun apabila di dalam kedua rujukan tersebut tidak ditemukan barulah seorang mujtahid itu beralih kepada ijma’ dan qiyas. Dalam hukum Islam para fuqaha’ berbeda pendapat tentang hukum mengeluarkan zakat fitrah dengan uang. Pada umumnya perbedaan pendapat di kalangan fuqaha’ tersebut dikarenakan oleh perbedaan pola pemikiran dan metode yang digunakan dalam menetapkan suatu hukum. 1. Pendapat Mazhab Hanafiah Dasar hukum yang digunakan oleh ulama Hanafiah atas diperbolehkan zakat fitrah dengan mengunakan harganya yaitu hadits yang diriwayatkan Imam Al-Baihaqi: “Telah menceritakan kepada kami Abu al-Hasan Ali bin Muhammad al-Muqri’, telah bercerita kepada kami Hasan bin Muhammad bin Ishaq, telah menyampaikan Yusuf bin Yakub al-Qadhi, telah menyampaikan Abu al-Radhi’, telah menyampaikan Abu Mu’syir, diceritakan dari Nafi’, diceritakan dari Ibnu’Ummar di...

BOCOR ALUS RAMADAN (BAR): HARUSKAH KITA MEMBACA NIAT DI SETIAP MALAMNYA?

Gambar
  HARUSKAH KITA MEMBACA NIAT DI SETIAP MALAM NYA? Jumhur Ulama sepakat bahwa niat harus dibacakan setiap malam untuk jenis puasa yang wajib, sementara untuk jenis puasa sunnah maka boleh kapanpun diniatkan. Berbeda dengan Malikiyah yang berpendapat bahwa boleh meniatkan puasa ramadhan untuk sebulan penuh mulai tanggal satu. Adapun yang menjadi dalil jumhur ulama adalah hadis berikut: “Barang siapa yang belum berniat (untuk puasa) sebelum terbitnya fajar maka tidak ada puasa baginya” (HR. Abu Daud) Lebih lanjut dalam hadis lainnya Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa yang belum berniat (untuk puasa) di malam hari sebelum terbitnya fajar maka tidak ada puasa baginya” (HR. Ad-Daruquthni dan Al-Baihaqi) Kemudian imam An Nawawi dalam Al-Majmu’nya mengatakan: "Wajib niat untuk tiap-tiap hari, baik Ramadhan atau lainnya. Tidak ada perbedaan pendapat dalam mazhab kami. Bila seseorang berniat di awal malam Ramadhan untuk puasa sebulan penuh, niatnya tidak sah kecuali hanya untuk niat ...

EDISI SYARIAH : MAFAN (AMALAN SEPUTAR NISHFU SYA'BAN)

Gambar
EDISI SYARIAH :  MAFAN (AMALAN SEPUTAR NISHFU SYA'BAN)  Ulama-ulama yang menghidupkan malam Nishfu Sya’ban : 1. Atha’ bin Yasar; Tabiin Madinah (w. 103 H): Malam Mulia Setelah Lailaul Qadar Salah seorang tabiin bernama Atha bin Yasar menyebutkan bahwa malam Nishfu Sya’ban itu malam yang utama setelah Lailatul Qadar. Beliau menyebutkan sebagaimana dinukil oleh Ibnu Rajab Al-Hanbali (w.795 H) dalam kitabnya Lathaif al-Maarif: “Dari Atha bin Yasar berkata: Tidak ada satu malam setelah Lailatul Qadar yang lebih mulia daripada Malam Nishfu Sya’ban” 2. Ulama Salaf dari Tabiin Syam Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitabnya Lathaif al-Maarif menceritakan bahwa terdahulu para ulama salaf dari kalangan tabiin di Syam bersungguh-sungguh dalam ibadah pada malam Nishfu Sya’ban. Ibnu Rajab al-Hanbali menyebutkan : “Pada malam Nishfu Sya’ban, para tabiin dari Ahli Syam seperti Khalid bin Mi’dan, Makhlul, Luqman bin Amir dan lainnya mereka sangat mengagungkan malam itu dan bersungguh-sungguh dalam...